Letak Geografis dan Astronomis Singapura, Iklim, Bentang Alam, Bentuk Pemerintahan, Keadaan Ekonomi Sosial Budaya serta Luas dan Batas Wilayah Negara Singapura

Berikut ini merupakan pembahasan tentang negara Singapura yang meliputi letak geografis Singapura, letak astronomis Singapura, batas negara Singapura, batas wilayah Singapura, bentang alam Thailand, iklim Singapura, keadaan sosial budaya Singapura, keadaan ekonomi Singapura, perekonomian Singapura, luas wilayah Singapura, bentuk pemerintahan Singapura, ibukota negara Singapura.

Negara Singapura

Singapura berasal dari kata “Singa” dan “pura” (bahasa Sanskerta), artinya Kota Singa. Singapura terletak di Semenanjung Malaysia.

Semula Singapura adalah negara bagian Malaysia, namun tahun 1965 melepaskan diri. Pemisahan Singapura dipicu adanya perbedaan paham dan kepentingan antara etnis Melayu dan etnis minoritas Cina di Singapura.

Tanggal 9 Agustus 1965, Singapura resmi memisahkan diri dari Kerajaan Malaysia dan menjadi negara merdeka.

Singapura berbentuk republik, namun Presiden hanya sebagai simbol. Kepala pemerintahannya seorang perdana menteri. Singapura adalah negara kota. Ibukota sekaligus kota terbesarnya adalah Singapura.

a. Letak dan luas

Secara astronomis wilayah Singapura terletak antara 1o11’ LU – 1o28’ LU dan antara 103o38’BT – 104o5’ BT. 
Berikut adalah batas-batas geografis Singapura.

1. Sebelah utara dan barat : Malaysia (terpisah oleh Selat Johor).

2. Sebelah selatan dan sebelah timur : Laut China Selatan
Letak Geografis dan Astronomis Singapura, Iklim, Bentang Alam, Bentuk Pemerintahan, Keadaan Ekonomi Soasial Budaya serta Luas dan Batas Wilayah Negara Singapura
Gambar: Peta Singapura

Singapura adalah negara kecil. Untuk memperluas wilayahnya, Singapura telah melakukan reklamasi pantai. Hutan bakau nyaris habis berubah menjadi daratan. Beberapa pulau kecil juga direklamasi hingga tergabung menjadi pulau yang lebih besar.

Reklamasi telah dimulai sejak tahun 1960-an. Luas wilayah Singapura saat ini mencapai 699 km2. Luas tersebut diperkirakan masih akan bertambah.

b. Bentang alam

Singapura berada di ujung Semenanjung Malaysia yang dipisahkan Selat Johor dari Malaysia. Wilayahnya menyerupai bentuk intan, terdiri dari sebuah pulau besar, yaitu Pulau Singapura, dan beberapa pulau kecil, seperti Pulau Tekong Besar, Sentosa, Ubin, dan Eyer Chawan.

Karakter fisik wilayah Singapura bervariasi. Bagian utara dan tengah berbukit-bukit, bagian timur berupa dataran rendah, sedangkan di bagian barat daya terdiri dari lembah dan rawa.

Perhatikan karakteristik tiap wilayah berikut ini.

1. Daerah bukit tengah

Bagian utara dan tengah wilayah Singapura berbukit-bukit dengan puncaknya yang bulat. Beberapa bukit itu adalah Bukit Timah (±178 m), Bukit Gombak (±133 m), Bukit Panjang (±154 m), dan Bukit Mandai (±129 m). Bukit Timah merupakan titik tertinggi di Singapura.

Di wilayah ini mengalir beberapa sungai, yang oleh pemerintah telah dimanfaatkan untuk irigasi dan pembangkit tenaga listrik (dibuat bendungan), serta sebagai sarana transportasi.

2. Daerah dataran timur

Bagian timur wilayah Singapura merupakan dataran rendah, yaitu dataran aluvial dan rawarawa. Sungai yang mengalir di wilayah ini umumnya pendek, dangkal, dan alirannya lambat. Akibatnya kurang bermanfaat.

3. Daerah barat daya

Karakter wilayah barat daya Singapura bergelombang serta terdiri atas lembah dan rawa. Di wilayah ini terdapat beberapa bukit rendah, di antaranya Bukit Faber, Bukit Pasir Panjang, dan Bukit Sesop. Bukit Faber merupakan lokasi wisata yang terkenal.

Di wilayah ini terdapat beberapa sungai kecil, seperti Sungai Jurong, Singapura, Kranji, Chua Chu Kang, dan Pandan.

c. Iklim

Singapura memiliki iklim tropis. Suhu rata-rata tahunan mencapai 26C dan curah hujan 2.500 mm per tahun. Hujan berlangsung bulan November – Maret. Pada periode tersebut di Singapura bertiup angin muson timur laut yang basah.

Daerah yang paling banyak menerima curah hujan adalah wilayah perbukitan tengah. Bulan April – September bertiup angin muson barat daya yang kering. Bulan Juni – Juli merupakan bulan terpanas.

d. Sosial budaya

Singapura termasuk negara berpenduduk terpadat di dunia. Tahun 2008, jumlah penduduk Singapura mencapai ±4.608.167 jiwa, dengan angka pertumbuhan 1,08%.

Mayoritas penduduk Singapura adalah etnis Cina (77,3%). Selebihnya adalah Melayu (14,1%), India dan Pakistan (7,3%), dan etnis lain (1,3%).

Mayoritas penduduk beretnis India/Pakistan memeluk agama Islam. Agama lain yang hidup di Singapura adalah Buddha, Kong Hu Chu, Tao, Hindu, dan Kristen. Bahasa resmi yang digunakan di Singapura adalah bahasa Inggris, Melayu, Cina, dan Tamil.

e. Perekonomian

Pendiri negara Singapura, Sir Thomas Stamford Raffles, sejak awal telah menetapkannya sebagai pusat perdagangan. Saat ini Singapura telah menjadi pusat perdagangan di kawasan Asia Tenggara, dengan berbagai sarana prasarana modern.

Singapura juga menjadi negara pelopor industri di kawasan Asia Tenggara.Industri Singapura maju pesat sejak negara ini berdiri sendiri. Kawasan industri yang penting terdapat di Jurong.

Industri utama adalah industri petrolium, pengolahan karet, makanan dan minuman, serta elektronik. Pembuatan dan perbaikan kapal menjadi industri baru yang penting. Singapura adalah salah satu dari negara berpendapatan terbesar di dunia.

Selain perdagangan dan industri, Singapura juga menjadi induk bank bagi banyak negara. Singapura juga merupakan negara tujuan wisata dan pendidikan.

Kegiatan pertanian dan peternakan di Singapura dilakukan terutama untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Pertanian dilakukan secara intensif dan hidroponik.

Hasil pertaniannya, antara lain buah-buahan, sayur-sayuran, serta bunga anggrek. Hasil peternakannya, antara lain daging babi dan unggas.

f. Hubungan dengan Indonesia

Singapura dan Indonesia memiliki hubungan diplomatik yang baik. Masing-masing menempatkan duta besarnya di ibukota negara, yaitu di Singapura dan Jakarta.

Dalam bidang ekonomi, kedua negara bekerja sama dalam APEC dan WTO. Selain itu kedua negara juga melakukan kegiatan ekspor-impor. Nilai ekspor Indonesia ke Singapura menempati urutan ketiga setelah Jepang dan Amerika Serikat.

1. Ekspor Indonesia ke Singapura berupa minyak mentah, gas alam, timah, karet, dan kopra.

2. Ekspor Singapura ke Indonesia: hasil sulingan minyak bumi, kapal, pakaian jadi, tekstil, pipa besi dan baja, elektronika, dan bahan kimia.

0 Response to "Letak Geografis dan Astronomis Singapura, Iklim, Bentang Alam, Bentuk Pemerintahan, Keadaan Ekonomi Sosial Budaya serta Luas dan Batas Wilayah Negara Singapura"

Post a Comment