Letak Geografis dan Astronomis Malaysia, Iklim, Bentang Alam, Keadaan Ekonomi Sosial Budaya serta Batas Wilayah Negara Malaysia

Berikut ini adalah pembahasan tentang negara Malaysia yang meliputi letak geografis malaysia, letak astronomis malaysia, batas negara malaysia, batas wilayah malaysia, bentang alam malaysia, iklim malaysia, keadaan sosial budaya malaysia, keadaan ekonomi malaysia, luas wilayah malaysia, bentuk pemerintahan malaysia, ibukota negara malaysia, perekonomian malaysia.

Negara Malaysia

Malaysia merupakan negara kerajaan berbentuk federasi yang berdiri tanggal 16 September 1963. Negara Federasi Malaysia awalnya adalah persekutuan tanah Melayu (Singapura, Sabah, dan Serawak), dan merupakan koloni Inggris. Tahun 1965 Singapura melepaskan diri.

Kerajaan Malaysia dipimpin Yang Dipertuan Agong, dan kepala pemerintahan adalah seorang perdana menteri. Ibukota negara Malaysia adalah Kuala Lumpur. 

Namun untuk menghindari kepadatan lalu lintas Kuala Lumpur, dibangun pusat pemerintahan federal yang baru di Putrajaya. Meski demikian Kuala Lumpur tetaplah ibukota negara.

a. Letak dan luas

Ditinjau dari letak astronomisnya, wilayah Malaysia berada antara 1oLU – 7oLS, dan antara 100oBT – 120oBT. 
Wilayah Malaysia terbagi atas dua kawasan. Kawasan di Semenanjung Malaysia disebut wilayah barat, dan kawasan di Pulau Kalimantan disebut wilayah timur. Kedua kawasan terpisah oleh Laut Cina Selatan.

Berikut adalah batas-batas geografis wilayah Malaysia.

1. Sebelah utara : Thailand, Laut Cina Selatan dan Brunei Darussalam.

2. Sebelah timur : Laut Sulu dan Laut Sulawesi.

3. Sebelah barat : Selat Malaka.

4. Sebelah selatan : Indonesia dan Singapura.

Luas Wilayaqh Malaysia

Seluruh wilayah Malaysia memiliki luas kira-kira ±329.750 km². Malaysia Barat yang mencakup wilayah Semenanjung Malaysia, luasnya mencapai ±131.587 km2. Wilayah Malaysia Timur yang mencakup Sabah dan Serawak di Pulau Kalimantan, memiliki luas ±200.969 km2, .

b. Bentang alam

Seperti sudah kalian lihat pada peta, secara umum, wilayah Malaysia dapat dibedakan atas wilayah timur dan wilayah barat. Kedua wilayah itu dipisahkan oleh Laut Cina Selatan. Masingmasing wilayah memiliki karakteristik sendiri.
Letak Geografis dan Astronomis Malaysia, Iklim, Bentang Alam, Keadaan Ekonomi Soasial Budaya serta Batas Wilayah Negara Malaysia
Peta: Negara Malaysia

1. Malaysia Timur

Malaysia timur (Sabah dan Serawak) didominasi pegunungan, di mana 80 persen di antaranya berketinggian >1.400 meter. Di Sabah terdapat rangkaian pegunungan utama yang membentang sejajar garis pantai. Misalnya, Pegunungan Crooker dengan puncak tertingginya adalah Gunung Kinabalu (±4.101 m). Gunung Kinabalu juga merupakan titik tertinggi di Malaysia.

Dataran pantai Malaysia Timur umumnya sempit dan berawa-rawa. Di antara wilayah dataran rendah pantai dan wilayah pegunungan terdapat daerah bergelombang dan berbukit-bukit, (ratarata berketinggian ±800 m).

Sungai di Malaysia Timur mempunyai aliran relatif pendek dan berbelok-belok. Sungai-sungai penting adalah Sungai Kinabatang (±563 km) bermuara ke Laut Sulu, Sungai Rajang (±562 km) bermuara ke Laut Cina Selatan dan Sungai Baram (±400 km) bermuara ke Laut Cina Selatan.

2. Malaysia Barat

Malaysia Barat mencakup bagian selatan Semenanjung Malaysia. Bagian tengahnya berupa pegunungan rendah, serta melandai pada sisi timur dan selatan.

Pegunungan Titiwangsa, memanjang dari perbatasan Malaysia dengan Thailand hingga ke perbatasan negara bagian Malaka. Pegunungan ini adalah yang terpanjang di Malaysia Barat (±483 km).

Di sebelah barat pegunungan ini terdapat Pegunungan Nakawan, Kedah Singgora, dan Bintang. Di bagian timur terdapat Pegunungan Pantai Timur. Puncak tertinggi di Malaysia Barat adalah Gunung Tahan (±2.190 m).

Dataran rendah menjadi karakter wilayah sisi timur dan selatan. Pada dataran bagian barat, wilayahnya menyempit di utara dan melebar di selatan.

Dataran rendah di sebelah timur Pegunungan Tahan (Johor, Selangor, Kedah, Kelantan dan Pahang), berupa rawa, hutan lebat, dan tanah agak tandus.

Sungai penting di Malaysia Barat yaitu Sungai Pahang (±9.450 km) dan Klantan (±284 km) yang bermuara ke Laut Cina Selatan; dan Sungai Perak (±273 Km), bermuara ke Selat Malaka.

c. Iklim

Malaysia beriklim muson tropis, ditandai dengan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun. Seperti wilayah lain di Asia Tenggara, keadaan iklim itu dipengaruhi oleh angin musim.

Malaysia memiliki temperatur rata-rata 27oC. Umumnya temperatur di Malaysia Barat lebih rendah dibandingkan Malaysia Timur. Curah hujan rata-rata per tahun mencapai ±2.500 – 5.000 mm.

Curah hujan terbanyak terjadi bulan November – April, oleh pengaruh angin musim timur yang banyak membawa uap air dari Laut Cina Selatan.

Kelembabannya tinggi, dipengaruhi posisinya di khatulistiwa dan berbatasan dengan lautan luas. Musim kemarau terjadi bulan Juni-September.

Iklim tropis lembab di wilayah Malaysia Timur (Sabah dan Serawak) mempengaruhi jenis vegetasi, yaitu banyaknya hutan hujan tropis. Selain itu populasi burung di wilayah tersebut termasuk yang terbesar di dunia.

d. Sosial budaya

Penduduk Malaysia tahun 2008 berjumlah ±25,274,133 jiwa, dengan tingkat pertumbuhan 2,98% per tahun. Penduduk asli Malaysia adalah bangsa Semang dan Sakai (Malaysia Barat), dan bangsa Bajau, Brunei, Murut, Dayak, dan lain-lain (Malaysia Timur).

Etnis pendatang adalah Melayu, Cina, India, Pakistan, bangsa Eropa, Asia, dan lain-lain. Saat ini persentase jumlah penduduk adalah 47% Melayu, 32% Cina, 9% Dayak Iban, dan sisanya adalah pendatang lain.

Mayoritas penduduk Malaysia adalah penganut Islam. Selebihnya adalah penganut Buddha, Kong Hu Chu, Hindu, dan Kristen. Bahasa resmi Malaysia adalah bahasa Melayu dan Inggris. Selain itu juga didukung oleh beberapa bahasa etnis yang ada.

e. Perekonomian

Perekonomian Malaysia terutama didukung oleh bidang pertanian, pertambangan, dan industri. Lahan pertanian di Malaysia cukup luas (sebagian besar terdapat di wilayah Malaysia Barat). Lebih dari 50% penduduk pedesaan bekerja di sektor pertanian.

Hasil pertanian utama adalah padi, kelapa sawit, kelapa, karet, lada hitam, dan lain-lain. Hasil tambang yang utama adalah timah putih. Hasil tambang lain, berupa bauksit, besi, minyak dan gas bumi, serta batu bara.

Malaysia juga telah mengembangkan sektor industri. Devisa terbesar Malaysia diperoleh dari industri pengolahan karet dan minyak, sekitar 47,8%. Sisanya dihasilkan oleh sektor jasa dan pariwisata.

f. Hubungan dengan Indonesia

Hubungan Malaysia dengan Indonesia terjalin dalam berbagai bidang, seperti bidang pendidikan kebudayaan, ekonomi, dan keamanan.

1. Bidang pendidikan dan kebudayaan

Kerja sama bidang pendidikan dan kebudayaan, misalnya berupa:

a. pertukaran pelajar/mahasiswa;

b. pengiriman duta kebudayaan;

c. melakukan siaran televisi/radio bersama;

d. membuat kesepakatan penggunaan istilahistilah dalam ilmu pengetahuan.

2. Bidang ekonomi

Malaysia dan Indonesia bersama-sama menjadi anggota APEC dan WTO. Kerja sama bidang ekonomi juga berlangsung dalam bentuk eksporimpor.

a. Ekspor Indonesia ke Malaysia: minyak mentah, besi baja, minyak nabati, kopi, kayu, batu bara, pupuk urea, dan sayuran.

b. Ekspor Malaysia ke Indonesia: mesin industri, bahan kimia, dan benang sintetis.

3. Bidang keamanan

Contoh kerja sama bidang keamaan Indonesia dan Malaysia adalah usaha penumpasan gerombolan komunis di Malaysia Timur. Indonesia dan Malaysia juga melakukan latihan militer bersama (MALINDO).

4. Bidang pemerintahan

Pemerintah Indonesia dan Malaysia secara rutin melakukan Pertemuan Konsultasi Tahunan. Pertemuan rutin itu membahas segala tantangan dan peluang bagi peningkatan hubungan kedua negara, yang saling menguntungkan.

Pada pertemuan rutin tahun 2008 di Kuala Lumpur (Malaysia) dibentuk tim yang terdiri dari tokoh terkemuka (Eminent Person Group/EPG). Anggota EPG meliputi pakar, kelompok generasi muda, tokoh masyarakat, budayawan, ulama, cendekia, dan tokoh wanita.

Tugas dan tanggung jawab EPG adalah memberi arahan kebijakan bagi pemimpin kedua negara tentang berbagai upaya peningkatan hubungan pada masa datang.

5. Bidang jasa

Malaysia dan Indonesia saling membuka jalur penerbangan dan pelayaran. Misalnya Garuda Indonesian Airways (GIA) membuka jalur penerbangan ke Kuala Lumpur, sebaliknya maskapai penerbangan Malaysia Airlines melayani penerbangan ke Jakarta.

Untuk pelayaran, misalnya berupa jasa pelayaran dan penyeberangan Medan-Penang. Malaysia dan Indonesia juga memiliki hubungan kerjasama penerimaan dan pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Malaysia membutuhkan tenaga kerja untuk berbagai kegiatan industri dan perkebunan. Sebaliknya, Indonesia memiliki jumlah penduduk besar dengan tingkat pengangguran cukup tinggi.

1 Response to "Letak Geografis dan Astronomis Malaysia, Iklim, Bentang Alam, Keadaan Ekonomi Sosial Budaya serta Batas Wilayah Negara Malaysia"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete