Letak Geografis dan Astronomis Brunei Darussalam, Iklim, Bentang Alam, Bentuk Pemerintahan, Keadaan Ekonomi Sosial Budaya serta Luas dan Batas Wilayah Negara Brunei Darussalam

Berikut ini adalah pembahasan tentang negara Brunei Darussalam yang meliputi letak geografis Brunei Darussalam, letak astronomis Brunei Darussalam, batas negara Brunei Darussalam, batas wilayah Brunei Darussalam, bentang alam Brunei Darussalam, iklim Brunei Darussalam, keadaan sosial budaya Brunei Darussalam, keadaan ekonomi Brunei Darussalam, perekonomian Brunei Darussalam, luas wilayah Brunei Darussalam, bentuk pemerintahan Brunei Darussalam, ibukota negara Brunei Darussalam.

Negara Brunai Darussalam

Brunei Darussalam berbentuk Kesultanan. Pada tahun 1888, negara ini masih menjadi protektorat (perwalian) Inggris. Tahun 1959, Brunei memulai pemerintahan sendiri. Namun untuk urusan luar negeri, keamanan, dan pemerintahan masih menjadi tanggung jawab Inggris.

Tanggal 1 Januari 1984 Brunei memproklamasikan kemerdekaan sebagai Brunei Darussalam. Corak pemerintahannya monarki konstitusional. Ibu kota negara adalah Bandar Seri Begawan.

a. Letak dan luas

Brunei terletak di Pulau Kalimantan. Di Asia Tenggara, Brunei adalah negara terkecil. Luasnya hanya ±5.770 km2.
Secara astronomis berada antara 4oLU – 5oLU dan antara 114oBT – 115oBT. 
Batas geografis Brunei di sebelah utara adalah Laut Cina Selatan, sedangkan di sebelah selatan, barat, dan timur adalah wilayah negara bagian Serawak (Malaysia).
Letak Geografis dan Astronomis Brunei Darussalam, Iklim, Bentang Alam, Bentuk Pemerintahan, Keadaan Ekonomi Sosial Budaya serta Luas dan Batas Wilayah Negara Brunei Darussalam
Gambar: Peta Brunai Darussalam

b. Bentang alam

Bentuk wilayah Brunei seperti “kantong” dalam wilayah Serawak. Wilayah tersebut terbagi dua dan tidak saling terhubung. Wilayah bagian timur yang lebih kecil (Temburong) memiliki topografi bergunung-gunung, dengan ketinggian rata-rata 1.000 m.

Di ujung selatan Temburong terdapat bukit yang tertinggi, yaitu Bukit Pagon. Di wilayah Temburong juga mengalir beberapa sungai, yaitu Sungai Temburong, Batu Apoi, Belalong, dan Pandaruan. Semua sungai itu bermuara di Teluk Brunei.

Wilayah bagian barat, didominasi oleh dataran. Dari pantai yang landai di bagian barat laut ke arah pedalaman (selatan), ketinggiannya semakin meningkat dan tanahnya semakin berbukit-bukit.

Mendekati Serawak, yaitu di wilayah Brunei bagian barat ketinggian bukit lebih dari 300 m, relatif lebih rendah dibandingkan ketinggian bukit-bukit bagian timur. Wilayah pantai berupa rawa dengan hutan bakau. Beberapa sungai di wilayah ini adalah Sungai Belait, Tutong, dan Sungai Brunei.

c. Iklim

Brunei beriklim tropis lembab. Suhu rata-rata 27oC dan curah hujan rata-rata ±3.040 mm per tahun. Daerah pedalaman yang berbukit-bukit memiliki curah hujan sampai ±4.000 mm per tahun.

Ketika bertiup angin musim barat daya yang lembab (Mei – Oktober), Brunei mengalami musim hujan. Musim kemarau berlangsung bulan November – April, yaitu saat bertiup angin musim timur laut yang kering.

d. Sosial budaya

Pada tahun 2008, jumlah penduduk Brunei mencapai 381.371 jiwa, dengan angka pertumbuhannya 1,94%.

Penduduk Brunei sebagian besar adalah etnis Melayu (69%). Selebihnya adalah etnis Cina, Dayak, India, dan sebagainya. Agama utama di Brunei adalah Islam. Beberapa agama lain adalah Buddha dan Kong Hu Chu.

Sebagian masyarakat Brunei juga masih menganut animisme. Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Melayu. Bahasa lainnya adalah bahasa Cina dan bahasa Inggris– yang terutama digunakan oleh para ekspatriat.

e. Perekonomian

Pendukung perekonomian Brunei yang terpenting adalah kegiatan pertambangan, terutama minyak bumi dan gas. Selain itu Brunei juga mengandalkan bidang industri. Industri utama adalah industri pengolahan minyak, gas alam cair, dan konstruksi.

Sebesar 71,9 % pendapatan negara diperoleh dari bidang pertambangan dan industri. Bidang pertanian hanya menghasilkan 0,9 % dari total pendapatan, dan hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Hasil utama pertanian berupa padi, dan kelapa, lada, dan buah-buahan. Saat ini Brunei juga tengah meningkatkan peranan bidang perdagangan, perbankan, serta pariwisata.

f. Hubungan dengan Indonesia

Brunei dan Indonesia bekerja sama sebagai anggota ASEAN, APEC, dan WTO. Kedua negara juga melakukan kerja sama bilateral di bidang pendidikan dan kebudayaan. Misalnya dengan pengiriman tenaga pengajar, dan apresiasi kebudayaan melalui siaran televisi.

Kegiatan ekspor-impor juga dilakukan oleh kedua negara. Berikut adalah komoditinya.

1. Ekspor Brunei ke Indonesiaterutama adalah hasil pengolahan minyak dan gas bumi.

2. Ekspor Indonesia ke Brunei: bahan bangunan, mineral, bahan pakaian, kendaraan, alat komunikasi, biji-bijian dan gula.

0 Response to "Letak Geografis dan Astronomis Brunei Darussalam, Iklim, Bentang Alam, Bentuk Pemerintahan, Keadaan Ekonomi Sosial Budaya serta Luas dan Batas Wilayah Negara Brunei Darussalam"

Post a Comment