Pengertian dan Macam-macam Jenis Simbol Peta

Berikut ini adalah pembahasan tentang peta yang meliputi pengertian simbol peta, macam-macam simbol peta, jenis jenis simbol peta dilengkapi dengan gambarnya.

Pengertian Simbol Peta

Sebelum lebih jauh membahas tentang macam-macam simbol pada peta, terlebih dahulu kita harus mengetahui pengertian dari simbol pada peta.

Apakah yang dimaksud dengan simbol peta?
Simbol peta adalah tanda atau gambar yang mewakili kenampakan yang ada di permukaan bumi yang terdapat pada peta kenampakannya. 

Macam-maca jenis simbol peta 

Diantara mcam-macam jenis simbol pada peta antara lain:

1. Simbol titik, digunakan untuk menyajikan tempat atau data posisional

2. Simbol garis, digunakan untuk menyajikan data yang berhubungan dengan jarak

3. Simbol area, digunakan untuk mewakili suatu area tertentu dengan simbol yang mencakup area tertentu

4. Simbol aliran, digunakan untuk menyatakan alur atau gerak.

5. Simbol batang, digunakan untuk menyatakan suatu harga/dibandingkan dengan harga/nilai lainnya.

6. Simbol lingkaran, digunakan untuk menyatakan kuantitas (jumlah) dalam bentuk persentase.

7. Simbol bola, digunakan untuk menyatakan volume, makin besar simbol bola menunjukkan volume semakin besar dan sebaliknya makin kecil simbol bola berarti volume semakin kecil. (wikipedia)

Simbol untuk Menggambarkan Kenampakan di Muka Bumi

Secara umum, kenampakan muka bumi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu kenampakan alamiah
dan kenampakan buatan.

  • Kenampakan alamiah adalah kenampakan bentang alam pada peta yang terdapat secara alamiah di muka bumi. Contohnya: laut, danau, sungai, gunung/pegunungan, dataran tinggi, rawa-rawa, dan lain-lain.
  • Kenampakan hasil budi daya manusia (buatan) adalah kenampakan pada peta yang merupakan hasil budi daya manusia. Contohnya, permukiman, jalan, jalan kereta api, bandara, pelabuhan, dan lain-lain.

Pada peta digunakan berbagai simbol untuk menggambarkan setiap kenampakan (baik alamiah ataupun buatan). Setiap kenampakan tersebut

A. Bentuk-bentuk alamiah

Kenampakan atau bentuk-bentuk alamiah, antara lain samudra/laut, sungai, danau, rawa, dan lain-lain. Bagaimana bentuk-bentuk tersebut digambarkan pada peta? Coba ikuti uraian berikut!

a. Samudra/Laut

Samudra adalah perairan yang sangat luas di muka bumi. Dalam peta, samudra/lautan digambarkan dengan warna biru (dari biru muda hingga biru tua).

Semakin tua warna biru, menunjukkan bahwa laut tersebut semakin dalam. Misalnya:

  • biru sangat muda : kedalaman 0 – 200 m
  • biru muda : kedalaman 200 – 2.000 m
  • biru tua : kedalaman >2.000 m

Catatan:
Rentang kedalaman sering kali berbeda antara satu peta dan peta lain. Oleh karena itu saat membaca peta harus dilihat penjelasan arti warna pada legenda peta.

Bukalah salah satu peta dalam atlas kalian dan perhatikan warna-warna laut yang ada! Berbagai variasi laut adalah selat, teluk, dan fiord.

b. Sungai

Sungai adalah aliran air tawar di permukaan bumi dengan alur yang terbentuk secara alami. Aliran sungai berawal dari sumber air di hulu dan ber akhir di muara. Hulu terdapat di daerah-daerah pegunungan, dan muara dapat berada di laut, danau, atau sungai yang lebih besar.

Dalam peta, sungai digambarkan sebagai garis bebas (sesuai aliran) berwarna biru muda dilengkapi keterangan yang ditulis dengan huruf miring (italic). Garis tersebut akan selalu berakhir di batas lautan, danau, atau sungai besar lain.

c. Danau

Danau adalah cekungan luas di daratan yang digenangi oleh air. Danau, meliputi danau alami dan danau buatan. Dalam peta, danau digambarkan dengan warna biru.

d. Rawa

Rawa adalah dataran rendah yang selalu tegenang air (air hujan, air permukaan tanah, dan lainlain).
Rawa dapat ditemui di tengah daratan ataupun di daerah pesisir pantai. Dalam peta, simbol rawa adalah beberapa baris garis putus-putus berwarna biru muda.
Gambar: Simbol Rawa

e. Dataran, perbukitan, dan pegunungan

Kenampakan utama di daratan yang tidak tertutup oleh perairan adalah dataran, perbukitan, dan pegunungan. Dari daerah pesisir yang landai, daratan makin meninggi, dimulai dari dataran, perbukitan, hingga pegunungan.

1. Dataran

Dataran dapat berupa dataran rendah ataupun dataran tinggi (plateau/plato). Dataran rendah merupakan daerah luas, rendah, dan relatif datar. Ketinggiannya beragam, permukaan bergelombang dengan bukit-bukit rendah.

Namun, di antaranya dapat berupa dataran sempurna. Dataran dapat berupa padang sabana, gurun, dataran aluvial, dan sebagainya.

2. Bukit/Perbukitan

Bukit adalah bagian permukaan bumi yang lebih tinggi dari dataran, tetapi lebih rendah dari gunung (±200 – 300 m). Perbukitan adalah rangkaian bukit-bukit.

3. Pegunungan

Pegunungan adalah bagian permukaan bumi yang tinggi, jauh lebih tinggi dari dataran sekitarnya (>620 m)

Di dalam peta, dataran, perbukitan, dan pegunungan digambarkan dengan warna hijau hingga cokelat tua atau ungu kehitaman. Perhatikan contohnya berikut ini!

  • Hijau tua : 0 – 100 m
  • Hijau muda : 100 – 400 m
  • Kuning : 400 – 1.000 m
  • Cokelat muda : 1.000 – 1.500 m
  • Cokelat tua : 1.500 – 3.000 m

Catatan:
Rentang ketinggian seringkali berbeda antara satu peta dan peta lain. Oleh karena itu, saat membaca peta harus dilihat penjelasan arti warna pada legenda peta.

Deretan pegunungan yang paling tinggi pada umumnya memiliki warna paling tua (cokelat tua atau ungu kehitaman). Puncak-puncak bersalju digambarkan dengan warna putih.

f. Gunung

Gunung adalah muka bumi berbentuk kerucut atau kubah yang berdiri sendiri. Gunung menjulang ke atas lebih tinggi dari daerah sekitarnya. Ketinggian minimal sekitar 600 meter. Gunung dibedakan atas gunung aktif (gunung api) dan gunung mati.

Simbol gunung api pada peta adalah segitiga sama kaki berwarna merah. Gunung mati digambarkan dengan segitiga sama kaki berwarna hitam.

B. Bentuk-bentuk buatan manusia

Kenampakan berupa bentuk-bentuk buatan manusia (budaya), antara lain jalan, jalan kereta api, bandara, dan sebagainya.
Gambar: Macam-macam Simbol Buatan

a. Jalan

Jalan adalah jalur sirkulasi yang dibuat oleh manusia (untuk pejalan kaki atau kendaraan). Jalan berfungsi menghubungkan satu tempat dan tempat lain. Jalan dibedakan atas jalan besar (utama) dan jalan-jalan kecil (sekunder).

Dalam peta, jalan digambarkan dengan garis berwarna merah. Ketebalan garis tergantung dari besar kecilnya jalan. Misalnya, jalan utama digambarkan dengan garis merah tebal.

b. Jalan kereta api

Jalan/ rel kereta api adalah jalur untuk kereta api, yang menghubungkan satu tempat ke tempat lain. Dalam peta, rel kereta api digambarkan dengan garis lurus hitam/abu-abu atau garis hitam lebar beruas-ruas.

c. Berbagai tempat penting

Beberapa simbol digunakan untuk menandai berbagai tempat yang dianggap penting, di antaranya ibukota negara/provinsi, bandara, pelabuhan, dan sebagainya.

0 Response to "Pengertian dan Macam-macam Jenis Simbol Peta"

Post a Comment