Pengertian Standar Uang atau Standar Mata Uang

Berikut ini merupakan pembahasan tentang pengertian standar uang, standar uang, standar mata uang, pengertian standar mata uang.

Standar uang

Standar uang adalah satuan perbandingan untuk uang. Yang menentukan standar uang adalah pemerintah. Ada negara yang menggunakan standar uang emas dan perak atau hanya salah satu di antaranya.

Suatu negara yang menggunakan satu macam logam sebagai standar uang berarti negara tersebut menggunakan standar tunggal (monometalisme).
Jika emas digunakan sebagai standar, maka disebut standar emas. Jika perak digunakan sebagai standar, maka disebut standar perak.
Suatu negara yang menggunakan dua macam logam (emas dan perak) sebagai standar uang, maka negara tersebut menggunakan standar kembar (bimetalisme).
Gambar: Standar Uang

Dalam praktik ada negara yang menetapkan satu macam logam sebagai standar uang, misalnya emas. Tetapi di samping mata uang emas tersebut, juga beredar jenis logam lain yaitu perak sebagai alat pembayaran yang sah untuk jumlah yang terbatas.

Pembuatan perak sebagai alat pembayaran yang sah biasanya sangat terbatas. Dalam situasi semacam ini, mata uang perak hanya sebagai mata uang tanda, yaitu sebagai alat bayar yang sah dalam jumlah yang terbatas.

Apabila emas dipakai sebagai standar mata uang dan sekaligus perak beredar sebagai alat bayar yang sah, maka yang demikian disebut standar pincang.

Di Indonesia sistem keuangan berasas pada sistem a-metalistis atau bahan bukan logam, yaitu sistem bahan kertas yang pengeluarannya dibatasi oleh suatu ikatan bahan emas yang disebut jaminan emas bagi peredaran.

0 Response to "Pengertian Standar Uang atau Standar Mata Uang"

Post a Comment