Pengertian Perubahan Sosial Budaya Menurut Para Ahli dan Contohnya Lengkap

Berikut ini merupakan pembahasan tentang perubahan sosial yang meliputi pengertian perubahan sosial budaya menurut para ahli dilengkapi dengan contoh perubahan sosial budaya secara lengkap.

Pada bulan Mei 1998 para mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat melakukan demonstrasi besar-besaran di berbagai kota di Indonesia. 

Di Jakarta mahasiswa mendatangi gedung MPR/DPR dan sebagian melakukan aksi di atap gedung wakil rakyat itu. Mereka menuntut diadakannya reformasi dan pergantian pemerintahan. Hasilnya Soeharto yang telah 32 tahun memimpin negeri ini melepaskan jabatan presiden.

Hidup manusia selalu mengalami perubahan. Demikian pula masyarakat tempat di mana manusia tinggal terus mengalami perubahan. Kebudayaan manusia pun mengalami perubahan.

Begitulah kita melihat bagaimana kebiasaan, adat-istiadat, norma, hukum, dan lembaga-lembaga kemasyarakatan selalu berubah. Perubahan di satu bidang akan memengaruhi bidang-bidang lainnya.

Meskipun tidak terjadi dalam kecepatan yang sama, perubahan terus terjadi dan melanda setiap masyarakat, termasuk masyarakat yang paling terisolasi.

Coba sekarang kamu perhatikan hidupmu sendiri. Dari pengamatanmu, apa yang telah berubah dalam hidupmu? Bagaimana keadaanmu dan keluargamu sewaktu kamu masih duduk di tingkat sekolah dasar?

Apakah perubahan itu terjadi secara cepat dan tiba-tiba, atau terjadi secara perlahan dan tidak kamu sadari? Bagaimana kamu sendiri menyikapi perubahan-perubahan tersebut?

Nah, kita sekarang akan mempelajari perubahan sosial budaya yang terjadi dalam masyarakat. Apa yang dimaksud dengan perubahan sosial?

Bagaimana bentuk-bentuk perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat? Apa penyebab terjadinya perubahan sosial budaya? Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi jalannya proses perubahan sosial budaya?

Pengertian Perubahan Sosial

Dalam setiap perubahan, pasti ada unsur-unsur yang berbeda dari sebelumnya.
Perubahan sosial merupakan suatu proses dalam suatu sistem sosial yang tampak dalam bentuk perbedaan-perbedaan yang dapat diukur dan terjadi dalam kurun waktu tertentu. 
Misalnya, suami dalam keluarga tradisional mempunyai peran yang sangat menentukan. Jika suami tidak bekerja, kehidupan keluarga akan berantakan.

Tidak demikian halnya dalam keluarga modern di mana banyak istri ikut berperan sebagai pencari nafkah keluarga. Status suami tidak selalu sebagai penentu dalam keluarga. Ia tidak selalu mempunyai peran yang dominan.

Jadi, bisa dikatakan dalam kurun waktu tertentu telah terjadi perubahan sosial. Perubahan sosial budaya dalam masyarakat banyak sekali bentuknya, antara lain perubahan norma, nilai, pola perilaku, peralatan hidup, pandangan hidup, dan sebagainya.

Perubahan sosial dalam contoh di atas adalah perubahan yang menyangkut struktur sosial dan pola-pola hubungan sosial. Perubahan itu mencakup perubahan sistem status, hubungan-hubungan di dalam keluarga, sistem politik, kekuasaan, dan penyebaran penduduk.

Pengertian Perubahan Sosial Budaya Menurut Para Ahli

Banyak ahli sosiologi maupun ahli antropologi memberikan arti atau makna perubahan sosial secara berbeda. Robert Morrison MacIver, misalnya, berpendapat bahwa;
Perubahan sosial adalah perubahan dalam bidang hubungan sosial atau perubahan terhadap keseimbangan dalam hubungan sosial tersebut.
Hubungan sosial di sini dimaksudkan sebagai relasi antar individu dengan masyarakat maupun antar kelompok sosial yang satu dengan kelompok sosial lainnya dalam sebuah masyarakat.

Misalnya, dua puluh tahun lalu masyarakat di desa A adalah petani. Hubungan antar anggota masyarakat bersifat kekeluargaan. Semangat gotong royong pun masih tinggi.

Desa A tersebut sekarang telah berubah menjadi kawasan industri. Hubungan antaranggota masyarakat pun bersifat instrumental. Artinya, orang berhubungan dengan orang lain sejauh orang lain memberi dia keuntungan ekonomi.

Di sini hubungan antarindividu dengan masyarakat maupun kelompok sosial yang satu dengan kelompok sosial yang lainnya mengalami perubahan.

Tidak ada lagi keseimbangan dan kesetaraan dalam hubungan sosial, karena perbedaan status ekonomi, kedudukan sosial, dan sebagainya. Inilah yang dimaksud dengan perubahan sosial menurut MacIver.

Sementara itu, Selo Soemardjan berpendapat bahwa;
Perubahan sosial adalah semua perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat,di mana perubahan tersebut memengaruhi sistem sosialnya. Perubahan sosial yang dimaksud mencakup nilai-nilai dan pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat (Lih. Perubahan Sosial Yogyakarta, Gadja Mada University Press, 1981).
Selo Soemardjan memahami perubahan sosial terjadi dalam seluruh kehidupan manusia, baik menyangkut nilai yang menjadi patokan hidup maupun perilaku manusia itu sendiri.
Pengertian Perubahan Sosial Budaya Menurut Para Ahli dan Contohnya Lengkap
Gambar: Contoh Perubahan Sosial

Contoh Perubahan Sosial Budaya

Sebagai Contoh, Coba perhatikan Gambar di atas. Apa yang bisa kamu katakan mengenai gambar itu? Gambar itu memotret satu bagian dari perubahan sosial, yakni perubahan pada sarana transportasi. Sekarang orang bepergian naik bis kota atau sepeda motor.

Beberapa dekade lalu orang masih menggunakan dokar. Perubahan sosial semacam ini sekaligus memengaruhi perubahan nilai dan perilaku. Dapatkah kamu menyebut perubahan perilaku apa saja yang dapat timbul karena terjadinya perubahan sosial di bidang transportasi ini?

Imitasi kebudayaan

Perubahan sosial dapat terjadi karena proses imitasi kebudayaan. Generasi muda melakukan imitasi terhadap apa saja yang ada dalam kebudayaan generasi tua.

Karena proses imitasi ini hanya dilakukan dengan cara meniru bentuk-bentuk yang dianggap perlu, bentuk kebudayaan yang dihasilkan hanya sedikit berbeda dari kebudayaan sebelumnya.

Dalam hal ini, terjadi proses perubahan yang berlangsung secara lambat namun pasti. Perubahan itu baru dapat diketahui setelah jangka waktu yang cukup lama, dalam bentuk proses pe-warisan kebudayaan yang tidak sempurna.

Dalam peristiwa itu ada unsur-unsur kebudayaan yang tidak terwariskan. Unsur-unsur ini biasanya berisi halhal yang dianggap tidak mempunyai nilai penting bagi generasi pewarisnya.

Konsekuensi yang timbul akibat terjadinya perubahan sosial tidak selalu sama. Ada perubahan sosial yang mempunyai dampak kecil dan kurang berarti. Ada juga perubahan sosial yang mempunyai dampak besar.

Contoh perubahan yang mempunyai dampak kecil ialah perubahan mode pakaian dan mode rambut. Perubahan dalam bidang mode tidak berpengaruh terhadap bidang politik, hukum, dan sebagainya.

Contoh perubahan yang berdampak besar ialah Revolusi Industri. Revolusi Industri selain mengubah cara menghasilkan barang-barang industri juga mengubah sendisendi kehidupan masyarakat. Revolusi Industri memunculkan imperialisme modern.

Ada juga dampak perubahan sosial yang muncul secara lambat dan bertahap, misalnya program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia.

Perubahan yang diharapkan dari program ini adalah masyarakat memiliki kesadaran untuk membentuk keluarga kecil sejahtera.

Perilaku yang diharapkan itu baru terbentuk dalam waktu yang lama, karena menyangkut nilai dan pola berpikir yang telah tertanam dalam masyarakat, misalnya “banyak anak banyak rezeki.” Nilai dan pola berpikir itu tertanam kuat pada masa lampau dan didukung oleh tradisi.

0 Response to "Pengertian Perubahan Sosial Budaya Menurut Para Ahli dan Contohnya Lengkap"

Post a Comment