Upaya dan Usaha Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Berikut ini merupakan pembahasan tentang berbagaimacam bentuk usaha perjuangan mempertahakan kemerdekaan Indonesia baik melalui perjuangan bersenjata maupun perjuangan diplomasi, upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia, tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia, perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia, dan peristiwa mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Setelah teks proklamasi dibacakan tidak berarti kemerdekaan negara dan bangsa Indonesia tersebut bebas dari ancaman dan gangguan bangsa lain.

Kemerdekaan yang sudah diraih harus tetap dipertahankan. Ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia yang baru merdeka itu datang baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Pada waktu itu, Belanda ingin kembali menjajah Indonesia. Perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan itu dilakukan baik dengan perjuangan bersenjata maupun perjuangan di meja perundingan atau perjuangan diplomasi.

Latar Belakang

Kekalahan Jepang tanpa syarat kepada Sekutu mengakibatkan Jepang kehilangan semua jajahannya termasuk Indonesia. Jepang harus menyerahkannya kepada Sekutu.

Tugas pengambilalihan kekuasaan dari tangan Jepang dilakukan oleh Komando Asia Tenggara (South East Asia Command). Pasukan ini dipimpin Laksamana Lord Louis Mountbatten.

Untuk melaksanakan tugas itu, Mountbatten membentuk komando khusus yang diberi nama Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI). AFNEI dipimpin Letnan Jenderal Sir Philip Christison.

Tugas AFNEI di Indonesia adalah sebagai berikut.

  • Menerima penyerahan kekuasaan dari tangan Jepang.
  • Membebaskan para tawanan perang dan interniran Sekutu.
  • Melucuti dan mengumpulkan orang Jepang untuk dipulangkan ke Jepang.
  • Menegakkan dan mempertahankan keadaan damai untuk kemudian diserahkan kepada pemerintah sipil.
  • Menghimpun keterangan tentang penjahat perang dan menuntut penjahat perang.

Pasukan Sekutu dan AFNEI mendarat di Jakarta pada tanggal 29 September 1945. Kedatangan Sekutu semula disambut dengan sikap terbuka oleh pihak Indonesia.

Namun setelah diketahui bahwa pasukan Sekutu datang bersama orang-orang NICA, sikap Indonesia berubah menjadi curiga dan kemudian bermusuhan.

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Situasi semakin memanas karena orang-orang NICA mempersenjatai bekas tentara KNIL yang baru dibebaskan dari tahanan Jepang.

Orang-orang NICA dan KNIL di Jakarta, Surabaya, dan Bandung mulai memancing kerusuhan dengan cara melakukan provokasi. Di kota-kota yang didatangi pasukan Sekutu sering terjadi insiden.

Bahkan sering terjadi pertempuran antara pihak Sekutu dengan pihak Republik Indonesia. Pertempuran itu terjadi karena pasukan Sekutu tidak menghormati kedaulatan bangsa Indonesia.

Tentu saja kedatangan NICA di Indonesia tidak bisa diterima karena Indonesia sudah merdeka. Kedatangan NICA adalah sebuah ancaman bagi kemerdekaan Indonesia.

Oleh karena itu, timbul pertentangan antara pasukan Sekutu dan Belanda dengan rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan yang sudah diraih.

Perjuangan rakyat Indonesia itu dilakukan baik dengan perjuangan bersenjata maupun perjuangan diplomasi.

1. Perjuangan Bersenjata

Beberapa peristiwa pertempuran antara pasukan Sekutu dan Belanda melawan rakyat Indonesia terjadi di berbagai daerah, antara lain pertempuran di Surabaya, Bandung lautan api, pertempuran Medan area, peristiwa merah putih di Manado, pertempuran di Jakarta dan sekitarnya, pertempuran di Ambarawa, agresi militer Belanda pertama, agresi militer Belanda kedua, serangan umum 1 Maret 1949.

A. Insiden bendera di Surabaya

B. Pertempuran lima hari di Semarang

C. Pertempuran di Surabaya

D. Pertempuran Medan Area

E. Pertempuran di Ambarawa

F. Pertempuran di Jakarta

G. Peristiwa Merah Putih di Manado

H. Bandung lautan api

I. Pertempuran Margarana

J. Pertempuran lima hari di Palembang

K. Agresi Militer Belanda I

L. Agresi Militer Belanda II

M. Serangan Umum 1 Maret 1949
Upaya dan Usaha Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia
Gambar: Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

2. Perjuangan Diplomasi

Perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan juga dilakukan di meja perundingan atau perjuangan diplomasi. Perjuangan diplomasi dilakukan, misalnya dengan mencari dukungan dunia internasional dan berunding langsung dengan Belanda.

A. Mencari dukungan internasional

B. Berunding dengan Belanda

C. Pengakuan Kedaulatan

Upacara penandatanganan naskah pengakuan kedaulatan dilakukan pada waktu yang bersamaan di Indonesia dan di negeri Belanda, yaitu pada tanggal 27 Desember 1949.

0 Response to "Upaya dan Usaha Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia"

Post a Comment