Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Jepang

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Jepang, perlawanan indonesia terhadap jepang, perlawanan rakyat terhadap jepang, perlawanan indonesia terhadap jepang, perlawanan bangsa indonesia terhadap jepang, perlawanan rakyat indonesia terhadap jepang, dan perlawanan terhadap jepang.

Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Jepang


Sikap baik Jepang untuk menarik simpati bangsa Indonesia tidak berlangsung lama. Penindasan politis dilakukan dengan mengeluarkan maklumat pada tanggal 20 Maret 1942. Maklumat itu berisi berbagai larangan dalam hal-hal yang menyangkut politik. Hal-hal yang dilarang adalah:

1. Segala macam pembicaraan, pergerakan, dan anjuran atau propaganda yang menyangkut soal peraturan dan susunan negara;

2. Pengibaran bendera Merah Putih; dan

3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Tentu saja bangsa Indonesia berusaha melawan. Perlawanan itu dilaksanakan berbagai kekuatan sosial politik. Mereka memperjuangkan tercapainya kemerdekaan. Perlawanan terhadap pendudukan Jepang dilakukan berbagai kalangan masyarakat.

Bentuk-bentuk perlawanannya juga bermacam-macam. Perlawanan rakyat terhadap pemerintah Jepang dicetuskan dalam berbagai bentuk. Perlawanan itu terjadi di berbagai daerah, di antaranya adalah:

Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Jepang
Gambar: Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Jepang

  1. Perlawanan di Cot Plieng (Aceh) pada tanggal 10 November 1942. Pemberontakan itu dipimpin oleh Tengku Abdul Jalil. Tengku Abdul Jalil ditangkap dan ditembak mati.
  2. Perlawanan di Sukamanah (Jawa Barat) pada tanggal 25 Februari 1944. Pemberontakan di Sukamanah dipimpin oleh K.H. Zainal Mustafa.
  3. Perlawanan di Kaplangan (Jawa Barat) yang terjadi antara bulan April sampai Agustus 1944.
  4. Perlawanan di Lohbener dan Sindang (Jawa Barat) terjadi pada bulan Mei 1944. Para petani menolak pungutan padi yang terlalu tinggi. 
  5. Perlawanan dipimpin oleh H. Madrian.
  6. Perlawanan di Pontianak (Kalimantan Barat). 
  7. Perlawanan terjadi pada tanggal 16 Oktober 1943. Para pemimpin bertekad untuk melawan Jepang, tetapi usaha mereka gagal. Pemberontakan itu gagal karena ketahuan pemerintah militer Jepang sebelum melakukan perlawanan.
  8. Pemberontakan Peta. Salah satu pemberontakan yang terbesar pada masa pendudukan Jepang adalah pemberontakan Peta di Blitar. Pemberontakan itu dipimpin oleh Supriyadi. Pemberontakan Peta terjadi pada tanggal 14 Februari 1945.


0 Response to "Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Jepang"

Post a Comment