Perang Dunia 2 Di Asia Pasifik

Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang Perang Dunia 2 di Asia Pasifik, Perang Pasifik, Perang Asia Pasifik, perang Dunia ke 2 di Asia Pasifik, Sejarah Perang Asia Pasifik, Latar Belakang Perang Asia Pasifik, sejarah perang asia timur, perang asia timur, latar belakang perang asia timur, dan Latar Belakang Perang Pasifik.

Perang Dunia 2 Asia Pasifik


Jepang berhasil memperoleh Vietnam (Indo-Cina) dari pemerintah Perancis. Vietnam dijadikan pangkalan armada utama Jepang untuk melancarkan serangan ke Asia Tenggara.

Jepang membuka Perang Pasifik dengan melancarkan serangan mendadak ke Pearl Harbour pada tanggal 7 Desember 1941. Pearl Harbour adalah Pangkalan Armada Amerika Serikat di Pasifik.

Serangan ini menyebabkan Amerika Serikat tidak lagi mempertahankan sikap netralnya dalam Perang Dunia II. Beberapa jam setelah kejadian itu, pada tanggal 8 Desember 1941, Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Jepang.

Perang Dunia 2 Di Asia Pasifik
Gambar: Perang Asia Pasifik
Setelah melumpuhkan armada Amerika di Pasifik, dari pangkalan utamanya di Indo-Cina, Jepang segera melancarkan serangan ke Asia Tenggara. Pasukan Jepang dalam penyerangan itu dipimpin oleh Jenderal Yamashita.

Serangan ini berhasil memporak-porandakan pertahanan Sekutu di Asia Tenggara. Dalam penyerbuan ke Malaya, pada tanggal 10 Desember 1941, Jepang berhasil menenggelamkan dua kapal induk Inggris HMS Princes of Wales dan HMS Repulse.

Tenggelamnya dua kapal induk ini disusul dengan menyerahnya Jenderal Percival kepada Jenderal Yamashita pada tanggal 14 Februari 1942. Pada tanggal 27 Februari 1942, terjadi pertempuran yang disebut The Battle of Java Sea (Pertempuran di Laut Jawa).

Dalam serangan itu, Pulau Jawa jatuh ke tangan Jepang, kemudian disusul dengan menyerahnya Belanda. Penyerahan Belanda kepada Jepang itu terjadi di Kalijati pada tanggal 9 Maret 1942.

Serbuan Jepang ke Burma (sekarang Myanmar) menyebabkan jatuhnya Burma ke tangan Jepang pada tanggal 2 Mei 1942. Demikian pula, Filipina berhasil dikuasai Jepang pada tanggal 6 Mei 1942. Jenderal Douglas MacArthur mundur ke Australia untuk menyusun strategi dan taktik baru.

Dengan demikian, dalam tempo kurang dari 5 bulan, Jepang sudah menguasai seluruh Asia Tenggara. Mulai tahun 1943, pertempuran di Asia-Pasifik memasuki titik balik setelah terjadi pertempuran di Laut Karang (4 Mei 1942) dan di Guadalacanal (7 Agustus 1942 - 9 Februari 1943).

Dalam pertempuran di Laut Kanal dan Guadalacanal, Jepang mengalami kekalahan besar. Laksamana Yamamoto gugur. Tentara Amerika dapat merebut kepulauan di sebelah timur Irian. Dengan cara loncat katak, Jenderal Mac Arthur bergerak dari utara Irian kembali menuju Filipina.

Dari Filipina, yang direbut kembali pada tanggal 22 Oktober 1944, Sekutu merencanakan untuk menyerbu Jepang. Sementara itu, dari Hawaii, armada Amerika di bawah Laksamana Chester Nimitz juga berusaha menyerbu Jepang setelah mengalahkan armada Jepang.

Pasukan korps komando Amerika berhasil mendekati kepulauan Jepang. Pada tanggal 17 Maret 1945, Iwojima direbut. Menyusul kemudian, tanggal 21 Juni 1945, Okinawa direbut pasukan Amerika.

Walaupun angkatan udara Amerika Serikat telah mengebom kota-kota di Jepang, tetapi Jepang tetap tidak menyerah. Oleh karena itu, pada tanggal 6 Agustus 1945 kota Hiroshima dibom atom.

Karena Jepang tidak juga menyerah, maka pada tanggal 9 Agustus 1945, Kota Nagasaki dibom atom oleh Amerika Serikat untuk memaksanya menyerah. Akhirnya, melalui pidato radio pada tanggal 14 Agustus 1945, Kaisar Hirohito menyatakan kesediaan Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu.

Akan tetapi, secara resmi, upacara penyerahan Jepang baru diadakan pada tanggal 2 September 1945 di atas kapal perang “Missouri” di Teluk Tokyo. Dengan demikian, Perang Pasifik yang merupakan bagian dari Perang Dunia II dianggap berakhir dan Sekutu kembali keluar sebagai pemenangnya.

Buka juga Perjanjian Versailles,

0 Response to "Perang Dunia 2 Di Asia Pasifik"

Post a Comment