Pengertian Membaca Ekstensif dan Langkah-langkahnya

Membaca ekstensif adalah kegiatan membaca dengan jangkauan luas untuk menemukan gaagasan pokok teks bacaan. Untuk menemukan gagasan pokok dari artikel dan buku diperlukan cara yang efektif dan tepat dalam membaca. 

Berikut ini merupakan salah satu teknik membaca yang dikenal istilah membaca dengan teknik POINT. Langkah-langkah membaca dengan teknik POINT seperti berikut ini.

a. Purpose yaitu menentukan tujuan membaca. Informasi apa yang hendak dinginkan? Perlukah membaca buku secara keseluruhan?

b. Overview atau membaca sekilas yaitu melakukan peninjauan awal secara sekilas mengenai keseluruhan isi buku.

c. Interpretasi atau menafsirkan yaitu setelah membaca sekilas kemudian tafsirkan isinya.

d. Note atau mencatat, maksudnya setelah membaca secara teliti dan memahami isinya buatlah catatan-catatan penting untuk memudahkan ingatan.

e. Test atau menguji, maksudnya pada akhir membaca Anda harus mengevaluasi mengenai apa saja yang telah dibaca dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan.

Pengertian Membaca Ekstensif dan Langkah-langkahnya
Gambar: Cara Membaca Ekstensif

Praktik Membaca Ekstensif dengan Teknik POINT

Bacalah teks artikel berikut ini, ikutilah petunjuk yang menyertainya!

a. Menentukan Tujuan

Tentukan tujuan yang hendak Anda capai dalam membaca bacaan berikut. Tujuan membaca artikel boleh lebih dari satu.

b. Membaca Sekilas

Bacalah judul dan ide pokok setiap paragraf secara cepat. Ide pokok biasanya terletak di awal atau di akhir paragraf, atau gabungan keduanya.Temukan gambaran umum isi artikel.

c. Menafsirkan Isi Artikel dengan Membaca secara Cermat

Bacalah bagian-bagian yang diperlukan sesuai dengan tujuan membaca! Berilah penekanan pada bagian yang diperlukan. Lewati bagian yang tidak penting.

d. Membuat catatan

Setelah membaca secara cermat dan memahami isinya, buatlah catatancatatan penting untuk selalu diingat. Catatan dapat dituliskan pada bacaan dengan memberi tanda bagian yang penting.


JALAN KAKI , SEHAT TANPA CEDERA

Jalan kaki merupakan olahraga murah tapi menyehatkan. Bahkan, bisa bikin langsing. Risiko cedera pun amat kecil.

Banyak alasan seseorang melakukan latihan jalan kaki. Tahu atau tidak alasan sebenarnya, umumnya mereka menyatakan alasan kesehatan. Benar! Jalan kaki memang memberi manfaat kesehatan pada jantung, otot dan persendian, tulang, metabolisme, bobot badan, dan pikiran.

Segudang manfaat Berolahraga jalan kaki secara teratur bisa menguatkan jantung dengan meningkatkan efisiensinya. Latihan jalan kaki, yang dilakukan seumur hidup, juga menurunkan risiko serangan jantung dan penyakit pembuluh-pembuluh koroner.

Jalan kaki kebugaran juga menguatkan otot-otot, ligamen, tendon, dan tulang rawan, serta mengencangkan otot-otot kaki. Jalan kaki pun menguatkan tulang. Khusus pada wanita muda, jalan kaki dapat memperlambat terjadinya osteoporosis (keropos tulang).

Dengan jalan kaki teratur sistem dalam tubuh menjadi lebih baik dalam pengaturan gula darah. Karenanya, banyak penderita diabetes mellitus dapat mengurangi kebutuhan insulin bila mereka melakukan latihan jalan kaki.

Jalan kaki pula yang merupakan olahraga ideal untuk menjaga bobot badan, karena dapat meningkatkan penggunaan kalori, mengendalikan nafsu makan, dan membakar lemak. Kalau jumlah kalori yang kita gunakan untuk jalan kaki sama dengan yang kita konsumsi, kita dapat memelihara bobot badan. 

Jika kalori yang terbakar lebih banyak dari yang kita konsumsi, kita bisa menurunkan bobot badan. Yang tak kalah pentingnya, jalan kaki dapat meningkatkan gambaran diri serta mengurangi depresi (susah berkepanjangan) dan kecemasan.

Olah raga ini mempunyai manfaat kurang lebih sama dengan joging, tetapi pembebanan pada badan lebih kecil. Ketika melakukan joging, kedua kaki kita terangkat dari tanah pada setiap langkah, yang dapat memaksa badan kita menyerap benturan dengan kekuatan 3 – 4,5 kali bobot badan kita.

Sebaliknya, saat jalan kaki salah satu kaki selalu di tanah, dan ketika kaki mendarat benturannya kurang lebih 1,25 kali bobot badan kita. Jadi, risiko cedera pada jalan kaki lebih kecil. Perbedaan lainnya, jalan kaki memberikan hasil lebih lambat dibandingkan dengan joging. Untuk mendapatkan manfaat yang sama perlu waktu lebih lama.

Hasil penelitian menyatakan, nilai aerobik jalan kaki termasuk baik. Penelitian di Universitas Wake Forest Carolina Utara pada 1971 menunjukkan, terjadinya peningkatan 18% dalam konsumsi oksigen serta penurunan bobot badan dan lemak pria tengah baya yang melakukan program jalan kaki selama 20 minggu.

Sementara, penelitian di Universitas Massachusetts pada 1987 melaporkan, 67% pria dan 91% wanita yang diteliti dapat mencapai denyut nadi dalam zona latihannya pada waktu mereka jalan 1,6 km secepat-cepatnya dapat mereka lakukan. Penelitian menunjukkan pula bahwa pria dan wanita yang telah mencapai puncak kebugaran dapat memperoleh manfaat aerobik dari jalan kaki.

(Dr. Sadoso Sumosardjuno, DSOR)
Diambil seperlunya dari Intisari, Januari 2001
e. Membuat Pertanyaan

Buatlah lima pertanyaan berdasarkan isi artikel di atas. Tukarkan pertanyaan yang kamu buat dengan pertanyaan yang dibuat temanmu. Jawablah pertanyaan yang telah dibuat temanmu, kemudian lakukan koreksi terhadap jawaban yang dibuat temanmu! Berikan penilaian hasil kerja temanmu. Setiap jawaban yang benar diberi nilai dua puluh. Lakukan kegiatan ini secara berpasangan.

0 Response to "Pengertian Membaca Ekstensif dan Langkah-langkahnya"

Post a Comment